The smart Trick of PIK 2 That Nobody is Discussing

Wiki Article

PIK2 started building in 2016 determined by TOWNLAND’s renewed Master System on this Beforehand swampy and small yielding agricultural land. This was accompanied by design of the main ring road network as the first backbone of the Township’s circulation program and subsequently the canal program. Thus far (mid-2021), PIK 2 has approximately concluded the overall highway infrastructure, open up Place and canal networks and continues to build many landed household clusters, condominium complexes with supporting professional facilities, plus a ±23.

Apart from that, quite a few top quality tenants have expressed curiosity in filling small business Room within the Leisure District. "Being a vacationer place for households and also the more youthful era, the Amusement District has also ready land for supermarkets and quality places to eat, together with the Kampung Kecil region which serves culinary options at affordable prices to enrich all people functions," mentioned Josua Juan Setiawan, COO in the Entertainment District.

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis isu ini secara cermat, dengan mengedepankan fakta dan menawarkan pandangan kritis terhadap solusi yang diperlukan.

Dalam berbagai kasus konflik agraria dan reklamasi, aparat penegak hukum sering dianggap memihak kepentingan pengembang daripada melindungi hak-hak masyarakat kecil.

Atas dasar hal-hal di atas, para ulama, tokoh, aktivis dan masyarakat Banten serta masyarakat Jabodetabek yang hadir meyatakan pernyataan sikap dan tuntutan sebagai berikut:

Khozinudin mengatakan, Aguan mampu menginjeksi kanker ganas di tubuh Negara, melalui pejabat aparat korup dan khianat. Pejabat aparat korup dan khianat ini tidak tunduk pada konstitusi, melainkan menjalankan titah Oligarki.

PIK2 is usually a Mega-Scale Township located in the north of Higher Jakarta. In 2013, TOWNLAND was initially appointed to organize a Conceptual Master Plan for that ±900ha Township. The Conceptual Grasp Approach laid out an in depth lower-increase residential enhancement, formed by a most important central boulevard and flanked by shophouses (‘ruko’, a very talked-about enhancement merchandise in Indonesia), an extended central park all over an current canal as being a primary environmentally friendly backbone along with a backbone of integrated eco-friendly and pedestrian networks, linking the assorted household spots Using the central business Main and community features.

Nature fans will probably be captivated by Taman Wisata Alam Mangrove, a mangrove forest providing a serene escape from urban existence. Investigate via strolling trails, kayaks, or small boats. Admission is IDR twenty five,000, making it An easily affordable strategy to immerse on your own in Jakarta’s purely natural attractiveness.

Proses ganti rugi atau PIK 2 relokasi sering kali tidak transparan dan minim keadilan, menambah kompleksitas konflik antara pengembang dan masyarakat lokal.

She also described that the PIK2 space can be a improvement of the unbiased metropolis covering an area of ±6000 ha. Where by more than one hundred thousand homes will likely be designed, tens of A large number of condominium models and it truly is predicted that more than 500 thousand persons will Reside below.

Menikmati hidangan di kawasan wisata kuliner ini bisa langsung melihat pemandangan alamnya berupa laut. Menyantap makanan sembari menikmati senja sore di tepi pantai sungguh suatu pengalaman yang berkesan.

Proyek-proyek besar seperti ini sering kali mengabaikan asas tata ruang yang adil dan berkelanjutan. Sebaliknya, proyek ini lebih sering menguntungkan korporasi besar dibandingkan memenuhi kebutuhan masyarakat umum.

“Proses perencanaan dan implementasi proyek dianggap tidak melibatkan masyarakat lokal. Hal ini menimbulkan rasa ketidakpercayaan terhadap pemerintah dan Trader,” ungkapnya.

Kecenderungan Pembangunan dan Dampaknya Proyek Pantai Indah Kapuk (PIK) two di pantai utara Banten adalah contoh nyata dari paradoks ini. Dengan investasi Rp.65 triliun dan lahan seluas 1.756 hektare, proyek ini diklaim sebagai kawasan hijau “*Tropical Coastland*” yang ramah lingkungan. Namun, di balik kemegahan visi ini, terdapat dampak sosial yang merugikan, seperti pengusiran paksa warga dan kerusakan lingkungan. Nelayan Desa Kohod, yang terdampak oleh pemasangan patok bambu dari proyek tersebut, mengalami penurunan pendapatan drastis. Mereka terpaksa melaut lebih jauh dengan biaya yang meningkat dan hasil tangkapan yang menurun, menunjukkan bagaimana proyek-proyek besar ini sering kali mengorbankan kesejahteraan masyarakat lokal demi keuntungan ekonomi. Secara umum, banyak proyek infrastruktur yang dirancang dengan tujuan untuk meningkatkan ekonomi, tetapi pada kenyataannya, manfaat tersebut sering kali hanya mengalir kepada segelintir elit dan perusahaan besar. Proyek-proyek ini cenderung menambah beban bagi masyarakat yang sudah rentan dan tidak selalu memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan rakyat. Ketidakadilan ini memperlihatkan betapa seringnya proyek-proyek megah ini tidak mempertimbangkan dampak sosial secara menyeluruh. Analisis Ekonomi dan Utang Pemerintah Dari sudut pandang ekonomi, kecenderungan pembangunan infrastruktur dan ekonomi di period Jokowi menunjukkan ketidakseimbangan yang mencolok. Meskipun proyek-proyek ini tampak megah dan ambisius, utang pemerintah mengalami lonjakan yang signifikan. Data menunjukkan bahwa utang pemerintah di bawah Jokowi jauh melebihi pertumbuhan ekonomi nasional. Menurut beberapa pakar ekonomi, ini adalah indikasi dari pembangunan yang ugal-ugalan hasilkan lebih besar pasak daripada tiang, atau gali lobang tutup lobang. Ekonom menilai bahwa utang pemerintah yang terus meningkat tanpa diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang sepadan menciptakan beban fiskal yang berat. Proyek-proyek besar sering kali dibiayai melalui utang, dan ketika proyek tersebut tidak menghasilkan manfaat ekonomi yang cukup besar, utang ini menjadi beban tambahan bagi negara. Dalam jangka panjang, hal ini dapat menambah risiko fiskal dan menurunkan stabilitas ekonomi. Pembangunan yang tidak berkelanjutan dan tidak produktif berpotensi mengarah pada masalah ekonomi yang lebih besar, seperti inflasi, pengurangan belanja publik, dan tekanan pada sistem keuangan. Contoh Serupa di Negara Besar Fenomena serupa dapat ditemukan di berbagai negara besar yang menjalankan proyek infrastruktur besar-besaran dengan dampak negatif pada masyarakat lokal.

Nelayan tradisional di sekitar kawasan reklamasi sering kehilangan akses ke laut, yang selama ini menjadi sumber utama penghidupan mereka.

Sejak diambil sumpah jabatan sebagai Presiden Republik Indonesia, maka sejak saat itu Prabowo Subianto harus menjalankan konstitusi. Dalam konstitusi, seluruh norma yang terkandung harus diterapkan serta merta, bukan menunggu one hundred hari atau waktu yang tertentu.

Report this wiki page